MIU Login

Seminar Lentera Penyejuk Hati “Edukasi Cinta Halal Toyyib dalam Keluarga”

SD Islam Surya Buana Kota Malang bekerja sama dengan Paguyuban Kelas 1 menggelar Seminar Lentera Penyejuk Hati pada Sabtu (6/6/2026) di Aula Lantai 4 SD Islam Surya Buana Kota Malang. Kegiatan ini diikuti oleh para wali murid dan menghadirkan Ustadzah Nurun Nayyiroh, M.Si., Pengurus LP3H Halal Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Cinta Halal Toyyib dalam Keluarga.”

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya penerapan pola konsumsi halal dan thayyib dalam kehidupan sehari-hari serta menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anak sejak usia dini dalam lingkungan keluarga.

Dalam sambutannya, Kepala SD Islam Surya Buana Malang, Endang Suprihatin, S.S., S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara sekolah dan Paguyuban Kelas 1 dalam menghadirkan program edukatif yang bermanfaat bagi orang tua.

“Pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Melalui Seminar Lentera Penyejuk Hati ini, kami berharap para orang tua semakin memahami pentingnya mengenalkan makanan halal dan thayyib kepada anak-anak, baik dari segi bahan maupun proses perolehannya. Apa yang dikonsumsi anak akan menjadi bagian dari tubuh dan pertumbuhannya, sehingga aspek halal dan thayyib harus menjadi perhatian bersama,” ujar Bu Endang.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua menjadi kunci penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia. Karena itu, sekolah terus berupaya menghadirkan kegiatan-kegiatan edukatif yang mendukung penguatan karakter Islami peserta didik.

Dalam sesi materi, Ustadzah Nurun Nayiroh, M. Si menekankan pentingnya menanamkan kesadaran konsumsi makanan halal kepada anak sejak dini. Menurutnya, pendidikan halal tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kebersihan, serta pembentukan karakter.

Beliau menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membangun kebiasaan memilih dan mengonsumsi makanan yang halal dan thayyib. Melalui pendampingan orang tua, anak dapat belajar memahami bahwa setiap makanan yang dikonsumsi harus memenuhi ketentuan syariat sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.

“Sejak kecil, anak perlu diajarkan untuk memilih makanan yang halal, sehat, dan bersih. Selain itu, mereka juga perlu memahami bahwa aktivitas makan merupakan bagian dari ibadah dan bentuk rasa syukur kepada Allah atas rezeki yang diberikan,” jelasnya.

Beliau menjelaskan bahwa pemerintah telah mengatur kewajiban sertifikasi halal melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib memiliki sertifikat halal.

Ketentuan ini mencakup berbagai jenis produk, mulai dari makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik, produk kimia dan biologi, hasil rekayasa genetik, hingga barang gunaan yang berasal dari unsur hewani.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab terkait penerapan konsep halal dan thayyib dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin memahami pentingnya penerapan nilai-nilai halal dan thayyib sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

👉 More Information
📞 (Admin Halal Center) 085174218053
📸 Instagram: halalcenteruinmalang
🌐 Website: halalcenter.uin-malang.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait